Israel Gempur Iran Barat, Klaim Hancurkan Puluhan Gudang Rudal-Drone!

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Jun 2025 15:39 214 redaksi

TEL AVIV – Militer Israel mengklaim telah melancarkan “sejumlah serangan besar-besaran” terhadap beberapa target militer di wilayah Iran bagian barat, saat kedua negara saling gempur selama lima hari berturut-turut. Serangan terbaru ini diklaim menargetkan puluhan tempat penyimpanan hingga infrastruktur peluncuran rudal dan drone milik Teheran.

“Selama serangan itu, puluhan infrastruktur penyimpanan dan peluncuran rudal darat-ke-darat telah diserang,” klaim militer Israel dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (17/6/2025).

“Selain itu, peluncur rudal permukaan-ke-udara dan lokasi penyimpanan UAV (drone) diserang di wilayah Iran bagian barat,” imbuh pernyataan tersebut.

Klaim Hancurkan Puluhan Infrastruktur Rudal

Pernyataan yang dirilis militer Israel itu juga menyertakan rekaman video yang diklaim menunjukkan momen-momen saat peluncur rudal permukaan-ke-udara dan rudal darat-ke-darat Iran dihantam serangan.

Salah satu rekaman video menunjukkan serangan terhadap sebuah peluncur rudal darat-ke-udara milik Iran yang sedang membawa tiga rudal siap tembak.

Ledakan Guncang Kota Tabriz

Laporan serangan ini sejalan dengan pemberitaan media-media lokal Iran. Surat kabar lokal Iran, Ham Mihan, melaporkan pada Selasa (17/6) bahwa dua ledakan dahsyat terdengar di area kota Tabriz, Iran bagian barat laut.

“Dua ledakan terjadi di Tabriz dengan jeda lima menit,” sebut surat kabar tersebut dalam laporannya.

“Asap tebal terlihat di sekitar Tabriz pada Selasa pagi setelah ledakan,” demikian dilaporkan kantor berita Mehr, yang turut mempublikasikan video dari kota tersebut. Kota Tabriz diketahui menjadi lokasi pangkalan Angkatan Udara utama Iran yang menjadi target serangan Israel dalam beberapa hari terakhir.

Perang Sengit Masuki Hari Kelima

Meskipun seruan internasional terus meningkat agar kedua negara segera mengakhiri pertempuran, baik Israel maupun Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.

Konflik terbaru ini dimulai pada Jumat (13/6) lalu, ketika Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap target militer dan nuklir Iran. Teheran kemudian membalasnya dengan rentetan serangan rudal ke wilayah Israel.

Menurut data otoritas Iran, sedikitnya 224 orang, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil, tewas akibat serangan Israel. Sementara itu, Israel melaporkan sedikitnya 24 orang tewas di negaranya akibat serangan balasan Iran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA